Home » Kanker

Kanker Mata Penyebab Gejala Pengobatan

  •  Roswati

Kanker Mata Penyebab Gejala Pengobatan

Kanker mata adalah kanker yang terjadi pada mata dan sekitar mata, dimana terdapat benjolan pada mata atau area di sekitanya yang disebabkan oleh sel-sel pada mata mengalami pertumbuhan yang abnormal dan tidak terkendali. Kanker mata juga dapat terjadi karena adanya penyebaran sel kanker dari organ tubuh yang lain. Kanker mata dapat menyerang pada salah satu atau kedua mata secara bersamaan.

Kanker mata mampu menyerang siapa saja dan di usia berapapun, tidak terkecuali pada anak-anak. Kanker mata pada anak-anak biasanya disebut retinoblastoma. Retinoblastoma adalah kanker yang terjadi pada retina mata. Retina sendiri merupakan jaringan yang sangat tipis dan letaknya berada di belakang mata yang peka terhadap cahaya.

Jenis kanker mata

Kanker intraokular primer
Kanker mata jenis ini banyak dijumpai pada bola mata. Ciri-ciri dari bola mata yang terkena kanker jenis ini adalah adanya bercak berwarna putih dan ketika terkena sinar atau cahaya, maka mata akan tampak mengkilat. Kanker intraokular primer dibagi menjadi beberapa jenis:

  1. Retinoblastoma
    Sel kanker yang berkembang pada retina mata dan dapat menyerang pada salah satu mata atau kedua mata. Pada umumnya diderita pada usia balita karena retinoblastoma merupakan jenis kanker mata genetik.
  2. Melanoma okular
    Sel kanker yang berkembang pada bola mata meliputi otot-otot untuk memfokuskan mata, iris atau bagian mata yang memiliki warna, dan pada permukaan kelopak mata.
  3. Limfoma mata
    Sel kanker yang berkembang di dalam kelenjar getah bening yang terdapat di mata. Kelenjar getah bening merupakan kelenjar yang terdapat di seluruh tubuh yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Kanker mata intraokular sekunder
Kanker mata pada jenis ini merupakan kanker mata yang terjadi karena adanya penyebaran sel kanker dari organ atau jaringan tubuh yang lain, seperti pada kanker payudara dan kanker paru-paru.

Kanker mata ekstraokular
Kanker mata jenis ini terbagi menjadi 4, yaitu:

  1. Karsinoma sel basal
    Jenis dari kanker kulit yang biasanya berkembang pada kulit di sekitar mata, terutama pada bagian kelopak mata bawah. Ciri-cirinya meliputi muncul bintik kecil dan berwarna merah pada kulit di sekitar mata dan memiliki kemampuan untuk menyebar ke jaringan yang lain.
  2. Karsinoma sel skuamosa
    Sel kanker yang berkembang pada permukaan kelopak mata.
  3. Rabdomiosarkoma (kanker jaringan lunak)
    Jenis kanker mata ini sangat jarang terjadi dan biasanya terjadi pada anak-anak. Sel kanker berkembang pada otot-otot yang berfungsi untuk menggerakkan mata.
  4. Tumor saraf optik
    Tumor mata yang berkembang di dalam saraf optik yang menghubungkan mata ke otak.

Penyebab kanker mata

Mutasi gen tertentu pada mata berpengaruh pada perkembangan mata. Mutasi genetik pada mata biasanya terjadi karena warisan dari keluarga atau orang tua. Faktor penyebab kanker mata antara lain:

  • Kedua orang tua yang memiliki gen kanker sehingga akan mewariskannya pada keturunannya.
  • Memiliki mata dengan warna biru atau hijau lebih rentan terkena kanker mata.
  • Terlalu sering berada di bawah sinar matahari secara langsung.
  • Efek dari obat penghenti penolakan organ setelah menjalani proses tranplantasi.
  • Penyakit AIDS.
  • Seseorang dengan penyakit autoimun rheumatoid arthritis.
  • Mengalami kelainan sindrom.

Gejala kanker mata

Kesalahan persepsi dalam menghadapi gejala kanker mata yang muncul pada kanker mata seperti gejala penyakit mata biasa, yang sering membuat kerancuan. Karena tidak terdeteksi di awal maka mengobati gejalanya dengan menggunakan tetes mata. Meski begitu pengobatan yang salah terhadap gejala kanker mata yang muncul justru dapat membuat lebih parah penyakit kanker mata.

Gejala pada kanker mata jenis melanoma:

  • Munculnya bintik kecil pada iris mata atau floater.
  • Lama kelamaan pandangan menjadi kabur pada salah satu mata.
  • Iritasi pada mata sehingga mata menjadi merah dan terasa perih.
  • Mata menjadi melotot.
  • Berubahnya warna iris.

Gejala kanker mata pada retinoblastoma:

  • Berubahnya mata menjadi juling.
  • Pupil mata berubah menjadi putih.
  • Gangguan pada pengelihatan.
  • Iritasi mata yang menyebabkan mata merah dan perih.
  • Perbedaan warna iris pada kedua mata.
  • Kebutaan.

Diagnosa kanker mata

Jika mengalami gejala kanker mata tersebut diatas, sebaiknya segera kunjungi dokter mata untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat. Dokter mata akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan diagnosa. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi:

  • Pemeriksaan pada mata dengan meneteskan semacam cairan ke dalam mata kemudian dokter akan melihat ke dalam mata dengan menyinari mata menggunakan instrumen genggam.
  • Menyuntikkan semacam pewarna ke dalam kulit lengan. Penyuntikan ini bertujuan untuk melihat dengan jelas pembuluh darah di mata. Pewarna ini akan mengalir bersama aliran darah yang menuju ke pembuluh darah di dalam mata.
  • Menggunakan bantuan gelombang suara lewat USG mini yang diletakkan di atas mata tertutup dan sekitarnya, dengan tujuan untuk melihat secara jelas gambar mata bagian dalam.
  • Menggunakan sinar x yang bertujuan untuk melihat keadaan otot dan jaringan yang terdapat di dalam maupun sekitar mata.
  • Pengambilan sampel pada cairan di permukaan mata.

Pengobatan kanker mata

Pengobatan kanker mata didasarkan pada tingkat penyebarannya meliputi jenis, ukuran, dan lokasi kanker berada. Pengobatan untuk menangani kanker mata antara lain:

  1. Pembedahan akan dilakukan ketika salah satu mata tidak dapat melihat atau tidak dapat diselamatkan penglihatannya dengan mengangkat seluruh mata. Jika kanker telah menyebar hingga ke jaringan di sekitarnya, maka kelopak mata, otot saraf, dan jaringan lemak juga akan diangkat. Setelah menjalani operasi pengangkatan mata, pasien akan dapat menggunakan mata buatan dan prostetis pada wajah.
  2. Radioterapi yang bertujuan untuk menghancurkan sel kanker dengan menggunakan sinar berenergi tinggi. Radioterapi akan membunuh sel kanker pada area yang ditargetkan tanpa merusak jaringan yang sehat di sekitarnya.
  3. Kemoterapi menggunakan obat-obatan secara oral maupun injeksi yang disuntikkan ke dalam pembuluh darah untuk menghancurkan sel kanker dan menghentikan perkembangannya.

Mencegah kanker mata

Menjaga kebersihan tubuh terutama dengan membiasakan diri mencuci tangan, karena tangan yang kotor jika menyentuh mata dapat menyebabkan terjadinya iritasi pada mata. Hindari pemakaian softlens dalam jangka waktu yang cukup panjang. Pakailah pelindung mata seperti kacamata anti debu ketika beraktifitas diluar ruangan terutama ketika berkendaraan. Rutin melakukan check-up ke dokter terkait dengan kesehatan mata.

Bagikan