Home » Kanker

Kanker Paru-Paru Gejala Penyebab Pengobatan

  •  Roswati

Kanker Paru-Paru Gejala Penyebab Pengobatan

Kanker paru-paru adalah penyakit yang menyerang paru-paru karena pertumbuhan sel pada jaringan pada paru-paru yang tidak terkontrol. Apabila tubuh tidak dapat lagi mengendalikan pertumbuhan sel-sel tersebut, maka sel-sel yang berkembang ini akan dapat menyebar hingga keluar dari paru-paru dan menyebabkan jaringan lain yang paling dekat dengan paru-paru ikut terkena.

Proses pertumbuhan dan perkembangan sel yang menyebar hingga keluar dari paru-paru ini disebut dengan metastasis. Metastasis pada kanker ini tidak hanya menyerang pada organ yang terdekat saja, melainkan akan dapat menyebar juga ke organ-organ lainnya yang ada di dalam tubuh. Meskipun kanker paru-paru adalah jenis yang paling umum dan mempunyai resiko tinggi mengakibatkan kematian, dengan melakukan perawatan dan pengobatan kanker paru dengan tepat, maka bahaya akibat kanker paru-paru ini dapat diminimalkan.

Paru-paru merupakan salah satu organ sistem pernafasan yang terkait dengan sistem peredaran darah di dalam tubuh yang tak kalah pentingnya buat kehidupan manusia, selain organ jantung. Paru-paru mempunyai fungsi sebagai tempat untuk proses pertukaran udara. Pada saat bernafas, paru-paru akan mengambil oksigen dari udara yang kemudian oksigen tersebut diedarkan ke dalam darah dan pada saat menghela nafas, paru-paru ini akan membuang karbondioksida yang ada di dalam darah.

Jenis kanker paru-paru

Kanker paru-paru primer
Ini adalah sel kanker yang berasal dari dalam paru-paru itu sendiri. Berdasarkan dari jenis sel yang terdeteksi, kanker paru-paru ini terbagi menjadi dua jenis.

  1. Kanker paru-paru sel kecil. Biasanya dialami oleh para perokok berat dengan tingkat penyebaran yang sangat cepat ke dalam pembuluh darah ke organ tubuh lainnya
  2. Kanker paru-paru non-sel kecil. Ini adalah jenis kanker yang paling umum terjadi dibandingkan dengan kanker paru-paru sel kecil, dengan tingkat pertumbuhan dan perkembangan yang lebih lambat

Kanker paru-paru sekunder
Ini adalah sel kanker yang terjadi karena adanya sel kanker lain di dalam tubuh yang menyebar hingga ke organ paru-paru.

Penyebab kanker paru-paru

Faktor utama penyebab kanker paru adalah para perokok berat. Penggunaan tembakau dalam jangka waktu yang panjang dapat menyebabkan resiko terkena penyakit kanker paru. Tembakau mempunyai jenis karsinogen mencapai 60 lebih. Nikotin yang terkandung didalam tembakau dapat menyebabkan penekanan pada reaksi dan respon sistem imunitas pada tubuh terhadap pertumbuhan sel kanker, sehingga lama kelamaan akan dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel normal yang ada di paru-paru. Selain perokok aktif, ada beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab kanker paru-paru. Beberapa faktor lain yang menjadi penyebab kanker paru-paru tersebut antara lain

  • Perokok pasif yang sering terkena paparan asap rokok karena hidup dan bekerja dengan perokok aktif.
  • Paparan gas radon, radon adalah jenis gas yang tidak berwarna dan tidak memiliki bau yang dihasilkan dari proses penguraian pada radioaktif.
  • Penggunaan bahan-bahan kimia dan zat-zat tertentu yang beresiko tinggi dalam pekerjaan dan bidang industri.
  • Polusi udara yang terkontaminasi dari asap industri maupun asap kendaraan bermotor.
  • Penyakit bronkitis kronis karena merokok.
  • Faktor genetik.
  • Radang paru-paru yang tidak dapat disembuhkan.

Gejala kanker paru-paru

Pada tahap awal, kanker paru-paru ini biasanya tidak menunjukkan gejala apapun, bahkan gejala kanker paru yang ringan bagi penderitanya sendiri mungkin tidak akan menyadarinya, sehingga menganggap gejala kanker paru-paru tersebut adalah gejala penyakit yang biasa. Gejala-gejala kanker paru-paru:

  • Batuk yang semakin memburuk dan tidak menunjukkan tanda-tanda kesembuhan.
  • Kesulitan ketika bernafas seperti sesak nafas.
  • Batuk yang disertai darah.
  • Perubahan suara menjadi serak atau parau dan tidak kembali menjadi suara seperti biasanya.
  • Dada terasa sakit ketika batuk.
  • Pembengkakan yang terjadi di sekitar wajah dan leher.
  • Kesulitan menelan makanan dan terasa sakit.
  • Kehilangan nafsu makan yang mengakibatkan penurunan berat badan.
  • Sakit kepala.
  • Sering merasa keletihan dan kelelahan tanpa alasan.

Diagnosa kanker paru-paru

Tidak adanya gejala apapun pada awal terjadinya kanker paru, terkadang membuat penderita yang datang menemui dokter sudah dalam keadaan yang parah. Apabila sudah mendapatkan gejala-gejala seperti di atas, sebaiknya sesegera mungkin periksakan diri ke dokter agar dapat didiagnosa lebih dini untuk mengetahui gejala tersebut. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan apakah itu gejala kanker paru-paru atau gejala penyakit yang lain. Pemeriksaan yang dilakukan antara lain:

  • Pemeriksaan fisik pada penderita. Dengan menanyakan keluhan ataupun gejala-gejala yang dialami serta melihat riwayat kesehatan keluarga pada penderita.
  • Rontgen dada dan CT scan.
  • Sitologi dahak (sputum); pengambilan sampel dahak untuk penelitian dilaboratorium guna melihat adanya sel kanker.
  • Pengambilan cairan didalam pleura dengan menggunakan jarum yang panjang, untuk mendeteksi adanya sel kanker.
  • Dengan memasukkan selang tipis dan ringan kedalam rongga hidung atau ke dalam mulut, untuk mengambil sampel sel dengan menggunakan jarum atau kuas, juga bisa dengan membasahinya menggunakan air kemudian diambil sampel airnya.
  • Biopsi jarum halus; pengambilan sampel jaringan yang ada di dalam paru-paru atau kelenjar getah bening dengan menggunakan jarum yang sangat halus.
  • Biopsi terbuka dengan melakukan pembedahan pada dinding dada secara langsung karena jaringan tumor sulit untuk diambil.

Tahapan kanker paru-paru

  1. Pada tahap awal, sel kanker paru baru terdeteksi pada dahak atau sampel air yang diteliti tetapi belum menemukan adanya karsinoma di dalam paru-paru.
  2. Stadium 0
    Adanya sel kanker tetapi masih berada dilapisan paru-paru yang paling dalam, karsinoma juga belum menembus sampai keluar dari lapisan paru-paru.
  3. Stadium 1
    Sel kanker mulai berkembang dengan berukuran kurang dari 5 cm, dan belum mulai menyebar sehingga jaringan pada paru-paru masih tetap normal.
  4. Stadium 2
    Sel kanker berkembang lebih besar lagi hingga berukuran lebih dari 5 cm, dan mulai menyebar sampai ke kelenjar getah bening, dinding dada, diafragma, lapisan paru-paru, hingga sampai pada lapisan luar jantung.
  5. Stadium 3
    Sel kanker ini menyebar seperti pada stadium 2, hanya saja kemungkinan saluran darah pada area ini juga sudah terkena, bahkan juga mungkin sudah menyebar hingga leher bagian bawah.
  6. Stadium 4
    Sel kanker telah menyebar sepenuhnya disalah satu paru-paru dan ke organ-organ tubuh yang lainnya. Pada stadium ini begitu sel kanker masuk ke dalam aliran darah dan dapat menyebabkan penyebaran hingga ke seluruh tubuh terutama pada otak, tulang, hati, dan kelenjar adrenal.

Pengobatan kanker paru-paru

Tergantung dari jenis kanker dan tahapan penyebaran pada sel kanker, pengobatan kanker paru-paru dapat dilakukan dengan tepat, mengingat tujuan pengobatan adalah kesembuhan total. Keadaan kesehatan pada penderita juga dapat mempengaruhi pengobatan. Langkah pengobatan kanker paru-paru yang dapat dilakukan:

  • Tindakan dilakukan operasi ini bertujuan untuk pengangkatan sel kanker yang telah menyebar pada jaringan disekitarnya termasuk jaringan kelenjar getah bening.
  • Radioterapi dengan menggunakan sinar radioaktif yang bertujuan untuk membunuh sel kanker
  • Menggunakan obat-obatan anti kanker yang berfungsi untuk mengecilkan dan membunuh sel kanker, dengan memasukkan obat tersebut ke dalam saluran darah.
  • Pengobatan dengan penggunaan obat untuk menekan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Keberhasilan dalam pengobatan kanker paru-paru ini tergantung dari seberapa cepat sel kanker ini menyebar. Tentu saja diagnosa awal akan banyak membantu untuk mengetahui adanya penyakit kanker paru-paru sedini mungkin. Semakin cepat sel kanker ini  terdeteksi maka akan semakin cepat pula dapat diambil langkah dalam pengobatan.

Bagikan