Home » Sakit Kepala

Penyebab Pusing dan Cara Mencegah

  •  Roswati

Pusing adalah suatu keadaan dimana kepala terasa ringan, perasaan seperti berputar, bergoyang, badan lemas, dan merasa tidak seimbang. Hampir semua orang pernah mengalami pusing, meskipun hal ini bukan kondisi yang membahayakan dan biasanya tidak merujuk pada penyakit yang serius, tetapi tetap perlu mendapatkan perhatian.

Pusing dapat disebabkan karena banyak hal. Pusing yang dialami oleh tiap orang memiliki karakteristik yang bervariasi, seperti contohnya perasaan terhuyung-huyung atau limbung ketika berdiri secara mendadak, mata berkunang-kunang, perasaan seperti melayang, dan masih banyak yang lain. Kondisi semacam ini biasanya terjadi karena tubuh mengalami masalah yang berasal dari sistem sensorik. Sinyal yang diterima oleh otak mengalami gangguan.

Penyebab pusing

Penyebab pusing dapat berdasarkan pada gejala yang muncul antara lain:

Perasaan seperti melayang atau badan terasa ringan
Hal ini disebabkan karena pengaruh dari obat tertentu seperti obat hipertensi, menderita anemia atau kurang darah, dan hipoglikemia atau kadar gula darah terlalu rendah, mengalami kecemasan yang berlebihan seperti panik atau fobia terhadap suatu hal, mengalami infeksi telinga, dan pusing akibat kepanasan dan dehidrasi.

Perasaan seperti akan pingsan
Kondisi ini disebabkan ketika tubuh mengalami penurunan tekanan darah secara drastis yang biasanya terjadi saat tiba-tiba bangun atau berdiri dari posisi duduk atau jongkok serta aliran darah dari organ jantung yang tidak cukup seperti pada kelainan otot jantung dan aritmia.

Kehilangan keseimbangan
Ini disebabkan karena telinga yang bermasalah, gangguan sistem sensorik, permasalahan pada otot dan persendian, kondisi neurologis seperti penyakit parkinson maupun ataksia cerebellar, dan obat anti kejang maupun obat-obatan penenang.

Vertigo
Hal ini terjadi ketika terjadi perubahan aktivitas secara mendadak ataupun sementara pada telinga bagian dalam yang mempengaruhi sistem keseimbangan. Kondisi ini disebabkan oleh peradangan pada telinga dalam, menderita migrain vestibular atau meniere, dan akibat dari posisi kepala yang berubah terlalu sering ketika tidur.

Pada umumnya kondisi pusing dapat sembuh dan mereda dengan sendirinya, tetapi perlu diwaspadai jika pusing semakin lama bertambah parah. Jika kondisi ini disertai hal-hal berikut, maka perlu mendapatkan perhatian serius.

  • Sakit di dada, kepala, dan leher.
  • Mengalami cedera di kepala.
  • Gangguan penglihatan atau pendangan menjadi kabur.
  • Gangguan pendengaran.
  • Kesulitan berbicara.
  • Mati rasa dan kesemutan hingga kehilangan kesadaran.
  • Demam tinggi disertai dengan mual dan muntah.
  • Kehilangan koordinasi tubuh.

Tips mencegah pusing berulang

Untuk mencegah agar pusing tidak kembali muncul, maka dapat dilakukan beberapa hal sederhana sbb:

  • Hindari berdiri dari posisi duduk atau jongkok secara tiba-tiba.
  • Beristirahat dengan berbaring sejenak ketika mulai merasa pusing hingga kondisi membaik.
  • Batasi penggunaan kafein, alkohol, dan tembakau.
  • Minum air putih setidaknya 8 gelas per hari.
  • Perlunya makanan yang bergizi.
  • Secara rutin berolahraga untuk membantu tubuh dalam meningkatkan keseimbangan.
  • Tidur yang cukup dan mengontrol stres.

Segeralah mengunjungi dokter untuk memeriksakan diri pusing sering terjadi. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan termasuk pemeriksaan penunjang untuk mendiagnosis keadaan pasien. Ini bertujuan untuk mengetahui apa yang menjadi penyebab pusing secara pasti untuk dapat dilakukan tindakan pengobatan yang tepat.

Bagikan