Sakit Leher Sebelah Kiri

Leher sebelah kiri sakit yang dialami oleh seseorang merupakan kondisi yang sering terjadi di masyarakat, ini umumnya bukan suatu kondisi yang membahayakan. Rasa nyeri di bagian leher sebelah kiri memiliki intensitas yang berbeda pada tiap penderita, ada yang merasakannya sebentar atau sesaat kemudian membaik dan menghilang. Disamping itu ada juga yang merasakan sakit berkepanjangan atau kambuhan.

Meskipun kondisi sakit leher sebelah kiri tidaklah membahayakan, bukan berarti ketika merasakan nyeri akan mengabaikan begitu saja. Kondisi ini harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan sakit yang terjadi merupakan tanda gangguan kesehatan yang lebih serius.

Penyebab leher kiri sakit

Sama halnya dengan kondisi sakit leher pada umumnya, rasa sakit pada leher kiri biasanya dipicu karena kebiasaan buruk seseorang terhadap posisi tubuh. Selain itu hal ini juga dapat terjadi karena kegiatan harian yang terlalu berlebihan yang berhubungan dengan otot leher. Selain karena kebiasaan buruk dan aktivitas yang berlebihan, rasa sakit juga dapat timbul karena bermacam faktor antara lain:

  • Leher kaku dapat terjadi ketika terbangun dari tidur dan hendak mengubah posisi. Meskipun penyebab secara pasti belum diketahui, tetapi ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhinya, contohnya adalah penggunaan alas kepala yang kurang sesuai dan terlalu sering membawa barang pada sisi tubuh sebelah kiri saja.
  • Leher merupakan salah satu bagian tubuh yang rentan terhadap cedera, ini dapat terjadi karena mengalami kecelakaan baik motor maupun mobil, terjatuh, terpeleset, keseleo, dan cedera yang dialami ketika berolahraga. Otot dan ligamen dipaksa bergerak diluar kendali secara normal dan berdampak sangat menyakitkan.
  • Saraf terjepit seringkali dialami oleh orang lanjut usia, dimana antara tulang leher mulai terbentuk celah dan cairan di dalamnya mulai berkurang. Hal ini menyebabkan diskus tulang belakang kehilangan kelenturan. Ketika salah satu diskus di antara tulang belakang mengalami robek atau bergeser maka mengakibatkan saraf menjadi terjepit yang mempengaruhi saraf-saraf di sekitar diskus. Kondisi semacam ini dapat memicu sakit leher sebelah kiri.
  • Kondisi-kondisi lain seperti menyempitnya jalur saraf tulang belakang, meningitis atau radang selaput otak, flu, rheumatoid arthritis, dan fibromyalgia.

Nyeri pada sebelah kiri leher biasanya akan sembuh setelah beristirahat selama beberapa hari, akan tetapi jika sakit pada leher terus berkelanjutan, di sertai dengan gejala nyeri yang terasa sangat tajam dan muncul benjolan di leher, demam dan sakit kepala, maka hal ini harus diwaspadai. Jika disertai dengna gejala tersebut maka sebaiknya memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui apa yang menjadi penyebabnya.

Tips mengatasi sakit leher

Untuk mengatasi sakit leher dapat dilakukan dengan cara sbb:

  • Mengistirahatkan leher yang sakit dan memberikan kompres hangat.
  • Mengkonsumsi obat-obatan penghilang rasa nyeri.
  • Meregangkan otot leher yang kaku.
  • Hindari memijat leher yang terasa sakit dengan lembut.

Sebagai saran untuk mencegah sakit leher sebelah kiri antara lain:

  • Hindari posisi leher yang sama dalam waktu yang lama dan jangan memaksa leher untuk melakukan gerakan yang terlalu berlebihan.
  • Menjaga agar posisi leher tetap dalam kondisi yang benar selama beraktivitas.
  • Hindari menggunakan bantal yang terlalu tinggi dan lemas, gunakanlah bantal yang agak keras dan rendah, sehingga posisi leher sejajar dengan tubuh.
  • Seringlah mengubah posisi berbaring, menonton televisi, dan membaca.

Untuk menjaga kesehatan pada leher terutama sebelah kiri, selain melakukan beberapa saran di atas, dapat dilakukan dengan istirahat yang cukup dan berilah jeda untuk meregangkan otot leher ketika beraktivitas.