Home » Kanker

Kanker Kulit Penyebab Gejala Pengobatan

  •  Roswati

Kanker Kulit Penyebab Gejala Pengobatan

Kanker kulit adalah tumbuhnya sel kanker yang berkembang secara abnormal pada kulit. Sel kanker pada kulit dapat menyebar hingga ke bagian lain seperti limfa, tulang, dan organ dimana sel kanker ini dapat tumbuh dan mengalami perkembangan.

Kulit memiliki fungsi sebagai pembatas dan pelindung tubuh dari kekurangan cairan, bakteri, dan zat-zat berbahaya yang lainnya. Lapisan kulit terluar dari tubuh ini disebut dengan epidermis, dimana lapisan ini memiliki hubungan secara langsung dengan lingkungan luar seperti paparan sinar matahari, infeksi atau luka, maupun karena penyakit kulit yang lain. Meskipun lapisan epidermis dapat beregenerasi akan tetapi lama kelamaan dapat juga mengalami kerusakan.

Kanker kulit yang muncul di lapisan epidermis terbagi menjadi 3 jenis, yaitu:

Karsinoma sel basal (Carcinoma Basocellulare)
Ini adalah jenis kanker kulit yang menyerang sel basal. Letak sel basal terdapat di bagian terbawah lapisan epidermis dan mempunyai tugas untuk memproduksi sel kulit baru. Bagian tubuh yang sering terkena kanker jenis ini adalah leher dan kepala. Kanker jenis ini biasanya terjadi pada usia pertengahan atau usia lanjut. Kanker kulit ini tidak mudah menyebar ke jaringan lainnya karena pertumbuhannya yang sangat lambat. Ciri-ciri kanker yang muncul pada kulit adalah benjolan berwarna merah muda.

Karsinoma sel skuamosa (Carcinoma Planocellulare / Squamous Cell Carcinoma)
Ini adalah jenis kanker kulit yang terdapat pada sel skuamosa, yaitu sel yang letaknya berada di jaringan tengah lapisan epidermis. Sel skuamosa memiliki sifat lebih agresif dibandingkan dengan sel basal. Umumnya muncul pada bagian wajah, hidung, maupun dahi, dimana bagian tubuh tersebut langsung terkena paparan sinar matahari.

Setelah beberapa bulan, sel kanker ini dapat menyebar hingga ke permukaan kulit dan dapat masuk hingga ke dalam jaringan. Ciri yang paling menonjol adalah munculnya benjolan dengan luka yang tidak kunjung sembuh dan berwarna merah.

Melanoma maligna
Ini adalah jenis kanker kulit yang paling berbahaya dan dapat menyebabkan kematian. Kanker kulit melanoma ini jarang terjadi. Melanoma menghasilkan melanin, yaitu zat pigmen yang mengatur warna kulit. Pada saat kulit terkena sinar matahari maka melanin akan berproduksi untuk melindungi lapisan kulit yang berada di dalamnya.

Semakin sering seseorang terkena sinar matahari langsung maka akan semakin banyak melanin ini diproduksi. Melanoma bisa muncul di hampir semua bagian tubuh. Ciri yang muncul adalah memiliki bentuk yang asimetris dengan tepi yang tidak beraturan, muncul bercak berwarna kecoklatan dengan bintik gelap di tengahnya, munculnya tahi lalat dengan bentuk dan tekstur yang selalu berubah-ubah.

Melanoma masih dibagi menjadi 4 jenis, yaitu:

  • Superficial spreading melanoma
    Jenis melanoma yang dapat menyerang semua usia dan yang paling banyak dijumpai. Tanda dari melanoma jenis ini adalah bentuknya datar tetapi tidak beraturan dengan warna hitam atau coklat.
  • Lentigo maligna melanoma
    Lebih banyak dijumpai pada seseorang dengan usia yang sudah lanjut, dengan ciri adanya luka yang lebar, dengan bentuk datar dan berwarna coklat.
  • Nodular melanoma.
    Melanoma dengan jenis ini memiliki ciri berwarna hitam dan gelap, bisa juga berwarna biru bahkan terkadang tidak berwarna.
  • Acral lengitinous melanoma.
    Jenis melanoma ini jarang dijumpai dan biasanya terjadi di telapak tangan, di bawah jari, dan telapak kaki.

Penyebab kanker kulit

Pada umumnya penyebab kanker kulit karena adanya kerusakan pada DNA kulit, akibat sinar matahari yang memancarkan radiasi ultraviolet secara langsung pada kulit, dan karena proses penggelapan kulit. Akan tetapi ada beberapa faktor lain yang dapat menjadi penyebab kanker kulit.

  • Tidak tahan terhadap panas sinar matahari.
  • Memiliki banyak tahi lalat atau bintik yang tidak wajar.
  • Riwayat kesehatan pada keluarga.
  • Terlalu lama berada di bawah sinar matahari secara langsung.
  • Organ tubuh yang pernah mengalami transplantasi.
  • Kulit yang kekurangan pigmen atau albino.
  • Pemakaian lotion dengan bahan kimia berlebih.
  • Memiliki penyakit kulit seperti lepra atau lupus.

Gejala kanker kulit

Kanker kulit muncul pada lapisan kulit, sehingga tanda-tandanya bisa dilihat dengan kasat mata. Gejala kanker kulit yang dialami pada setiap orang akan bervariasi berdasarkan pada ciri yang terlihat.

Gejala kanker kulit pada umumnya:

  • Memiliki benjolan dengan bentuk yang asimetris dan tidak beraturan.
  • Warna pada benjolan tidak merata.
  • Batas tepi dari benjolan tersebut bertekstur kasar dan tidak beraturan.
  • Ukuran dari benjolan berkembang dengan tidak wajar setiap harinya.
  • Jika benjolan disentuh maka benjolan tersebut akan terasa sakit. Jika terindikasi kanker maka benjolan yang muncul akan mudah mengalami luka berdarah sehingga menyebabkan infeksi.
  • Kulit menjadi kering, mudah mengelupas, dan terasa gatal.
  • Menderita luka di kulit atau bisul yang tidak kunjung sembuh.

Diagnosa kanker kulit

Jika mengalami gejala kanker kulit seperti di atas, sebaiknya segera kunjungi dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat, mengingat kanker kulit juga beresiko pada kematian. Dokter akan melakukan pemeriksaan terkait dengan gejala dan keluhan yang dirasakan.

Dokter akan melakukan biopsi untuk mengangkat benjolan guna mendeteksi apakah benjolan tersebut terbukti kanker ataukah bukan. Kemudian untuk memastikan diagnosis, dokter akan melakukan serangkaian tes lanjutan guna lebih memperkuat diagnosis, apakah sel kanker tersebut telah menyebar ke jaringan tubuh lainnya atau belum. Tes yang dilakukan meliputi tes darah, tes pencitraan dengan menggunakan X_Ray, MRI Scan, dan CT Scan.

Pengobatan kanker kulit

Pengobatan kanker kulit berdasarkan pada jenis, ukuran, dan kedalaman kanker tersebut. Pengobatan kanker kulit yang paling umum adalah pengangkatan benjolan yang muncul di permukaan kulit. Seiring dengan perkembangan teknologi medis saat ini, pengobatan kanker kulit juga dapat dilakukan dengan melakukan terapi terhadap kanker kulit.

Pengobatan kanker kulit antara lain:

  1. Operasi kecil
    Operasi dilakukan dengan menyayat kulit lebih lebar dari ukuran kanker yang berbentuk keras dan berkerak dan terindikasi dengan sel kanker. Tujuan dilakukan penyayatan ini adalah untuk mengambil dan membuang sel kanker pada kulit dan memastikan bahwa sel kanker tidak lagi tersisa pada kulit.
  2. Kemoterapi
    Jika sel kanker masih terdapat pada kulit, maka kemoterapi dapat dilakukan dengan memberikan salep ataupun obat.
  3. Laser
    Meskipun biayanya mahal, akan tetapi pengobatan laser tidak menyebabkan terjadinya luka atau bengkak, bahkan tidak menimbulkan pendarahan.
  4. Pembekuan
    Dengan menyuntikkan nitrogen cair secara langsung ke dalam sel kanker untuk membekukan sel kanker, sehingga sel kanker akan mati dan tidak dapat berkembang lagi.

Pencegahan kanker kulit

Dengan menghindari segala resiko yang dapat memicu kanker kulit merupakan langkah pencegahan yang paling sederhana dan efektif. Gunakan tabir surya atau pelindung kulit jika berada di bawah sinar matahari secara langsung. Jagalah kesehatan kulit dengan makanan yang bergizi seimbang dan bernutrisi serta mengandung antioksidan tinggi adalah salah satu langkah terbaik.

Bagikan