Penyebab Pusing Saat Siang Hari

Pusing yang dirasakan sewaktu siang hari sering kali dijumpai pada orang yang memiliki kegiatan di luar ruangan atau lebih sering berada di bawah sinar matahari. Kemungkinan pusing yang dirasakan hanya ini terjadi karena pada beberapa orang memang memiliki tingkat hipersensitivitas tertentu pada sinar matahari atau suhu yang terlalu panas. Meskipun kondisi semacam ini tidaklah membahayakan dan biasanya hanya berupa pusing ringan saja, tetapi jika dialami terus-menerus tentu dapat memperburuk kesehatan.

Penyebab pusing siang hari

Ketika siang hari, terutama disaat sinar matahari sedang terik-teriknya dan suhu udara terasa sangat panas, tubuh akan memberikan respon secara normal dengan melebarkan pembuluh darah yang ada di kepala atau disebut dengan vasodilatasi. Kondisi inilah yang dapat memicu rasa pusing di siang hari. Selain itu masih ada hal dan kondisi lain yang dapat menyebabkan kepala pusing di siang hari, diantaranya adalah sbb:

Dehidrasi
Ketika beraktivitas di bawah sinar matahari, tubuh secara otomatis akan mengeluarkan keringat untuk menjaga agar suhu tubuh tetap stabil. Jika suhu tubuh meningkat akibat terlalu panas, maka tubuh akan mengeluarkan lebih banyak lagi keringat. Hal ini dapat menyebabkan kadar air dalam tubuh menjadi berkurang. Kondisi ini akan mempengaruhi sirkulasi darah yang menuju ke otak menjadi tidak lancar.

Darah berfungsi membawa oksigen ke otak agar otak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Jika sirkulasi darah ke otak terganggu, maka oksigen yang menuju ke otak menjadi berkurang. Hal inilah yang memicu sakit di kepala atau pusing di siang hari.

Selain itu, otak juga membutuhkan kadar air yang cukup untuk menjaga keseimbangan fungsi pada neurotransmitter. Ketika kadar air di otak berkurang, maka dapat menyebabkan gangguan pada keseimbangan neurotransmitter.

Suhu di kepala yang mengalami peningkatan
Bagian tubuh yang terkena sinar matahari secara langsung salah satunya adalah kepala. Kepala akan mudah panas ketika berada di bawah sinar matahari dan menyebabkan pusing. Kondisi ini terjadi karena kepala tidak memiliki fungsi untuk mengendalikan suhu sebaik anggota tubuh yang lain, akibat dari ketidaksempurnaan kelenjar keringat di kepala.

Saat suhu kepala terlalu panas, biasanya sejumlah jaringan saraf mengalami pergerakan secara otomatis ke area depan atau dahi dan sisi samping kepala, itulah mengapa daerah tersebut sering meneteskan keringat. Jaringan saraf yang bergerak ini dapat memberikan tekanan yang berlebihan di daerah tersebut dan menyebabkan pusing.

Paparan sinar matahari pada mata
Efek sinar matahari yang terlalu berlebihan pada mata dapat membuat beberapa saraf mata mengalami gangguan yang memicu kondisi pusing. Dampak ini dapat dirasakan ketika masuk ke dalam ruangan, setelah sebelumnya berada di luar ruangan terlalu lama. Mata akan mengalami kesulitan beradaptasi dengan tata cahaya dalam ruangan akibat paparan sinar matahari yang membuat saraf mata terganggu. Akibatnya akan mempengaruhi beberapa jaringan penting pada mata. Mata akan kehilangan fokus untuk sementara, meski hanya sementara kondisi ini dapat mempengaruhi kinerja saraf pusat.

Kegiatan terlalu berlebihan
Terlalu sibuk akibat pekerjaan yang terlalu banyak di siang hari dapat memicu pusing yang muncul secara tiba-tiba. Selain itu kondisi mata yang terlalu lelah akibat terlalu lama menatap layar komputer atau membaca terlalu dekat juga akan memicu rasa pusing.

Selain hal-hal diatas, pusing yang dirasakan di siang hari dapat juga disebabkan karena kurang beristirahat, sering menunda waktu makan, terlalu banyak minum kafein, camilan yang tinggi unsur gula, dsb.

Untuk dapat menghindari pusing di siang hari dapat dilakukan beberapa hal sederhana sbb:

  • Perbanyak minum air putih agar tidak dehidrasi, tetapi hindarilah minum dingin.
  • Biarkan keringat menghilang dengan sendirinya, jangan paksakan menghilangkan keringat secara paksa di depan fan atau AC.
  • Makan tepat waktu.
  • Pakailah pelindung kepala jika beraktivitas di bawah sinar matahari.
  • Beristirahat yang cukup dan membatasi kerja terlalu berlebihan.

Pada beberapa orang memang tahan dengan sinar matahari, tetapi ada pula yang tidak tahan. Waspadai jika kondisi pusing disertai dengan gejala kemerahan dan rasa panas seperti terbakar pada kulit, nafas menjadi pendek, merasa bingung, detak jantung mengalami peningkatan, kram otot, serta kelelahan yang berlebihan. Segeralah mengunjungi dokter untuk mendapatkan pengobatan yang tepat, karena gejala tersebut merupakan gejala dari penyakit yang membahayakan.