Kanker Pankreas Penyebab Gejala Pengobatan

Kanker pankreas adalah pertumbuhan tumor ganas pada pankreas, dimana sel-sel di pankreas berkembang secara abnormal karena adanya perubahan genetik. Hal ini menyebabkan sel-sel yang  baru akan terus diproduksi dan menumpuk kemudian membentuk suatu jaringan yang disebut dengan tumor. Tumor terbagi menjadi 2 jenis yaitu tumor jinak dan ganas. Tumor ganas inilah yang sering disebut dengan kanker.

Pankreas adalah salah satu organ di tubuh manusia yang berhubungan dengan sistem pencernaan, yang berfungsi sebagai pembentuk enzim pada pencernaan dan penghasil hormon insulin. Pankreas sendiri memiliki ukuran panjang sekitar 15 cm yang letaknya diantara lambung, hati, dan usus.

Pankreas terbentuk dari dua sel yaitu sel eksokrin dan sel endokrin. Kedua sel tersebut memiliki fungsi yang berbeda. Sel eksokrin berfungsi memproduksi enzim pencernaan untuk membantu mencerna makanan, sedangkan sel endokrin adalah penghasil hormon insulin yang dibutuhkan untuk mengontrol kadar gula darah.

Penyebab kanker pankreas

Penyebab kanker pankreas sampai saat ini belum diketahui dengan pasti. Akan tetapi berdasarkan penelitian, para ahli menyebutkan bahwa terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab kanker pankreas.

Faktor-faktor yang menyebabkan kanker pankreas antara lain:

  • Menderita diabetes.
  • Karena pengaruh tembakau.
  • Infeksi helicobacter pylori pada lambung.
  • Berusia lanjut atau diatas 75 tahun.
  • Radang atau infeksi pankreas kronis.
  • Obesitas.
  • Kebiasaan pola makan yang salah.
  • Riwayat kesehatan keluarga.
  • Mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan.
  • Menderita penyakit hepatitis kronis.

Gejala kanker pankreas

Pada awal perkembangannya, kanker pankreas ini tidak menimbulkan gejala yang spesifik sehingga menyulitkan untuk mendeteksi keberadaan kanker pankreas. Gejala kanker pankreas akan muncul seiring dengan berkembangnya sel kanker. Hal ini dapat mengakibatkan seseorang terdeteksi kanker pankreas ketika kanker telah masuk pada stadium lanjut.

Gejala kanker pankreas antara lain:

  • Perut bagian atas terasa nyeri, bahkan nyeri terasa sampai ke punggung.
  • Ketika berbaring atau setelah makan, perut terasa nyeri.
  • Berat badan menurun dengan drastis.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Mual dan muntah.
  • Badan terasa lemah.
  • Mata dan kulit kekuningan.
  • Pencernaan mengalami gangguan.
  • Darah mudah untuk menggumpal.
  • Mengalami demam dan menggigil.
  • Mengalami depresi.

Diagnosa kanker pankreas

Dokter akan mengalami kesulitan dalam mendeteksi dan mendiagnosa kanker pankreas diawal perkembangannya, karena kanker pankreas tidak menampakkan gejala secara signifikan diawal kemunculannya.

Ketika mengunjungi dokter, dokter akan menanyakan tentang riwayat kesehatan pasien dan riwayat kesehatan keluarga. Pemeriksaan fisik pada kanker pankreas juga sulit untuk dilakukan, mengingat keberadaan organ pankreas.

Beberapa pemeriksaan lanjutan terkait dengan kanker pankreas meliputi:

  • Tes pencitaan seperti MRI Scan, CT Scan, PET Scan, dan EUS untuk melihat dengan jelas seberapa besar ukuran, bentuk, dan lokasi kanker.
  • Memasukkan zat pewarna ke dalam saluran empedu dan pankreas dengan tujuan untuk mengetahui ukuran kanker yang menghalangi empedu.
  • Mengambil sampel pada jaringan yang diduga terserang kanker.

Tahap perkembangan kanker

  1. Stadium 1
    Kanker yang muncul masih berada dalam pankreas dan belum menyebar ke bagian yang lain.
  2. Stadium 2
    Kanker mulai menyebar hingga ke jaringan dan organ tubuh yang terdekat dengan pankreas, bahkan kemungkinan menyerang hingga ke kelenjar getah bening.
  3. Stadium 3
    Kanker telah menyebar hingga ke pembuluh darah besar di sekitar pankreas, bahkan nodus limfa juga kemungkinan terserang.
  4. Stadium 4
    Penyebaran kanker ditahap ini adalah yang paling akhir dan parah, dimana kanker telah menyebar hingga ke organ paru-paru, hati, dan selaput yang melapisi pada rongga perut.

Pengobatan kanker pankreas

Pengobatan kanker pankreas bervariasi bagi setiap individu tergantung seberapa parah tingkat penyebaran kanker dan melihat dari ukuran, bentuk, dan jenis kanker. Selain itu keadaan medis pasien juga perlu diperhatikan, mengingat tidak semua pengobatan dapat dilakukan.

Pengobatan kanker pankreas yang dilakukan meliputi:

Operasi

Tindakan operasi tidak bisa dilakukan pada semua pasien dengan keadaan medis yang tidak memungkinan. Pada stadium awal dimana kanker belum menyebar ke bagian yang lainnya, operasi pada kanker pankreas dapat memberikan kesembuhan, akan tetapi kanker pankreas biasanya baru terdeteksi setelah kanker memasuki stadium lanjut.

Operasi dapat dilakukan dengan berbagai macam prosedur yaitu:

  1. Operasi whipple ~ operasi pengangkatan pada bagian kepala pankreas mencakup bagian pertama pada usus kecil, kantong empedu, bagian dari saluran empedu, bahkan lambung.
  2. Operasi pancreatectomy total ~ operasi pengangkatan pada seluruh pankreas meliputi organ limpa, saluran empedu, sebagian dari usus kecil, kantong empedu, kelenjar getah bening di sekitar pankreas, dan sebagian dari lambung.
  3. Operasi pancreatectomy distal ~ pengangkatan pada bagian ekor dan tubuh pankreas dengan meninggalkan kepala pankreas. Operasi juga akan mengangkat sebagian dari lambung, sebagian pada usus besar, ginjal sebelah kiri, kelenjar adrenal sebelah kiri dan diagfragma bagian kiri.
  4. ERCP ~ operasi yang dilakukan untuk membantu mengurangi gejala dan membuat pasien menjadi lebih nyaman. Operasi dilakukan dengan meletakkan tabung pembuka pada saluran empedu untuk mencegah bilirubin yang menumpuk tidak menyebabkan penyakit kuning.
  5. Operasi bypass ~ operasi dengan memotong saluran empedu yang mengalami penyumbatan dan menyambungkan kembali ke dalam usus.

Kemoterapi dan radioterapi

Kemoterapi adalah pengobatan dengan menggunakan obat-obatan yang bertujuan untuk menghancurkan sel kanker, sehingga pertumbuhannya akan berhenti. Obat yang digunakan berupa obat tunggal ataupun kombinasi dari berbagai macam jenis obat. Sedangkan radioterapi adalah pengobatan dengan menggunakan sinar berenergi tinggi untuk membunuh sel-sel kanker dan mencegah berkembangnya sel kanker.

Terapi target dan terapi paliatif

Terapi target dilakukan dengan memberikan obat-obatan jenis tertentu dengan tujuan menyerang sel kanker yang sifatnya spesifik, sehingga tidak membahayakan sel-sel yang masih normal. Untuk terapi paliatif adalah terapi yang dilakukan dengan mengurangi gejala dan nyeri yang dirasakan, sehingga kemungkinan besar dapat meningkatkan kualitas hidup pasien.

Menghindari hal-hal yang dapat menyebabkan terkena kanker pankreas adalah tindakan yang paling efektif untuk mencegah kanker pankreas. Hindari minuman beralkohol, mengurangi makanan dengan kadar lemak yang tinggi, dan mengubah gaya hidup menjadi lebih baik merupakan langkah paling sederhana agar terhindar dari kanker pankreas.