Home » Sakit Dada

Sakit Dada Sebelah Kiri Penyebab Gejala Apa?

  •  Roswati

Pada umumnya, sakit dada sebelah kiri dapat disebabkan oleh semua komponen penyusun yang terdapat di dalam dada, baik itu dari luar maupun dari dalam organ dada tersebut. Seperti kita ketahui penyusun dada kita adalah kulit, otot, tulang, jantung, otot-otot jantung, pembungkus atau pelindung jantung, selaput yang membungkus paru-paru termasuk paru-paru itu sendiri. Selain itu disekitar dada juga terdapat organ-organ tubuh yang lainnya seperti lambung.

Tidak semua rasa nyeri yang dirasakan pada dada sebelah kiri adalah akibat dari serangan jantung. Perlu penanganan dari medis untuk mengetahui apakah perasaan nyeri atau sakit dada sebelah kiri dikarenakan serangan jantung ataukah karena disebabkan oleh gangguan-gangguan yang lainnya.

Terkadang, seseorang akan mengalami kepanikan terlebih dahulu apabila menjumpai orang lain atau bahkan dirinya sendiri yang dengan tiba-tiba merasakan sakit atau nyeri pada bagian dada kiri, dan selalu beranggapan bahwa itu adalah serangan jantung.

Meskipun rasa sakit dada dan nyeri pada bagian kiri dada adalah salah satu gejala penyakit jantung, bukan berarti sakit tersebut selalu dikaitkan dengan serangan jantung yang bisa mengancam nyawa. Kendati demikian sakit dada kiri tidak bisa kita sepelekan dengan begitu saja dan perlu diwaspadai. Untuk mengetahui lebih lanjutnya tentang dada kiri yang sering sakit, berikut ini ada beberapa penyebab sakit dada sebelah kiri yang perlu kita pelajari.

Penyebab sakit dada sebelah kiri terkait dengan organ jantung

  1. Angina pectoris
    Ini adalah suatu kondisi dimana pembuluh darah koroner yeng bertugas untuk mengalirkan darah ke jantung mengalami penyempitan sehingga jantung akan kekurangan darah yang mengandung oksigen.
  2. Serangan jantung (myokard infark)
    Seperti halnya pada angina pectoris, pembuluh darah koroner yang tersumbat sudah sangat parah dan hampir sepenuhnya menutup bahkan tersumbat sama sekali. Kondisi ini terjadi dikarenakan adanya timbunan lemak yang terdapat didalam saluran pembuluh darah yang pecah dan pecahannya menyumbat saluran tersebut.
  3. Jantung iskemik
    Ini adalah kondisi yang terjadi dalam jangka waktu ke waktu, ketika jantung mengalami kekurangan pasokan darah yang mengandung oksigen yang menyebabkan asupan darah yang seharusnya dibutuhkan oleh jantung tidak cukup memadai.
  4. Kejang jantung
    Ini adalah kondisi dimana dada kiri mengalami perasaan seperti ditindih dan ditekan dengan beban yang berat sekali, diiringi dengan sesak napas hingga menyebar ke rahang bawah, bahu, punggung dan kedua lengan.

Penyebab nyeri dada kiri yang tidak terkait dengan organ jantung

  1. Pleural
    Kondisi nyeri yang diakibatkan karena terdapat peradangan pada selaput yang melapisi paru-paru dan pada dinding dada disebut dengan pleural. Selaput ini berfungsi sebagai pelumas untuk melindungi paru-paru ketika bernafas. Pleural mempunyai sifat seperti menusuk dan mengalokasi pada salah satu tempat.
  2. Gastrointestinal
    Sensasi panas dan seperti terbakar pada dada akibat dari organ pencernaan yang mengalami gangguan disebut dengan gastrointestinal. Kondisi ini disertai dengan naiknya rasa asam ke tenggorokan, mulut yang terasa pahit, dan tidak jarang mengalami radang tengorokan. Pada akhirnya gastrointestinal akan menyebabkan penyakit asam lambung atau Gastroesophageal Reflux Disease (GERD).
  3. Psikogenik
    Kondisi ini dikarenakan tingginya tingkat stress dan kecemasan yang berlebihan yang akhirnya menjadi penyebab rasa yang tidak nyaman pada bagian dada. Tubuh akan memberikan respon sebagai akibat dari hiperaktivitas sistem saraf otonom.
  4. Penyakit paru-paru
    Penyakit paru-paru atau pernafasan dapat menyebabkan sakit dada kiri, seperti pada asma, bronchitis, dan TBC.
  5. Cedera otot
    Cedera otot dapat diderita ketika otot mengalami kaku dan selalu tegang. Biasanya dialami oleh atlet yang mempunyai aktivitas olah raga atau latihan yang berat. Rasa sakit ini bisa menjalar hingga ke bahu kiri dan ketiak.
  6. Intercostal neuralgia
    Trauma atau infeksi pada saraf interkostal diantara tulang rusuk.
  7. Kostokranditis
    Ini adalah peradangan yang terjadi pada sendi costosternal atau sendi tulang rusuk yang berkaitan dengan sternum atau ujung tulang rusuk ke rongga dada. Peradangan ini biasanya disebabkan oleh infeksi virus, bakteri juga jamur dan dapat bertambah buruk ketika selesai melakukan kegiatan atau aktivitas.
  8. Peradangan pada perut
    Kondisi dikarenakan terinfeksi oleh bakteri helicobacter pylori sehingga menyebabkan selaput pada perut meradang atau biasa dikenal dengan gastritis.

Gejala yang terjadi pada nyeri dada sebelah kiri

  • Rasa sakit di dada kiri yang muncul dengan tiba-tiba seperti ada benda yang sangat berat menekan dan menindih dada.
  • Dada seperti diremas-remas, ditusuk-tusuk, yang terasa sampai bagian belakang atau di bawah tulang dada.
  • Rasa sakit dan nyeri dapat menyebar hingga ke kedua lengan, bahu, punggung bahkan sampai ke rahang bawah.
  • Rasa sakit dan nyeri yang bertambah parah ketika mengubah posisi tubuh.
  • Mengalami mual, muntah darah, dan sesak napas.
  • Diikuti dengan demam dan berkeringat yang berlebihan.
  • Rasa sakit dan nyeri yang dialami lebih dari 15 menit.

Jika mengalami kondisi sakit dada kiri seperti di atas janganlah dianggap sepele. Cara mengobati sakit dada yang terbaik adalah segera mencari pertolongan medis. Hal ini berguna untuk mendapatkan penanganan dan pengobatan yang tepat waktu. Selain itu juga akan menghindari resiko yang lebih gawat dan mencegah timbulnya hal-hal yang tidak kita inginkan.

Bagikan