Penyebab Bersin Terus-menerus Tiap Hari dan Berkepanjangan

Bersin adalah suatu bentuk reaksi alami dari tubuh ketika terdapat benda atau objek asing yang masuk ke dalam hidung. Oleh karena ini, tubuh akan mengusir dan menghilangkan berbagai iritasi dari hidung dan tenggorokan secara paksa keluar.

Bersin muncul dan dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Meskipun terkadang bersin sangat mengganggu, tetapi bersin bukanlah suatu kondisi yang membahayakan, bahkan sesekali bersin justru bermanfaat bagi tubuh, asalkan bersin tersebut tidak terjadi secara terus menerus.

Hidung memiliki fungsi, salah satunya adalah menyaring udara yang masuk ke dalam tubuh saat kita bernafas, sehingga tubuh dapat terbebas dari kuman dan kotoran yang terbawa oleh udara. Di dalam hidung terdapat lendir yang pada saat bernafas, kuman atau kotoran yang masuk melalui hidung akan terperangkap pada lendir tersebut, kemudian akan dinetralkan melalui pencernaan di perut. Adakalanya kuman dan kotoran yang masuk ke dalam hidung dapat mengiritasi selaput lendir hidung yang memiliki sifat sangat sensitif. Sewaktu selaput lendir hidung tidak mampu lagi menahan, maka terjadilah bersin.

Penyebab bersin setiap hari terus-menerus

Bersin yang terjadi sesekali memiliki manfaat bagi tubuh, bagian faring atau rongga di antara hidung, mulut, dan tenggorokan dibersihkan dari kuman dan kotoran yang masuk bersama udara ketika bernafas. Tetapi jika bersin terjadi secara terus-menerus dapat membuat seseorang merasa tidak nyaman bahkan sangat mengganggu. Bersin yang terjadi setiap hari dan terus-menerus kerap disebabkan oleh berbagai macam hal, antara lain:

  • Flu yang disebabkan oleh virus, dimana saat seseorang menderita flu akan mengalami bersin terus-menerus, yang biasanya disertai dengan gejala hidung meler dan tersumbat, sakit kepala dan demam ringan. Karena flu merupakan salah satu jenis penyakit yang menular, maka penderita disarankan untuk beristirahat di rumah agar tidak menularkan penyakit pada orang lain. Flu dapat berbahaya bagi orang yang memiliki komplikasi terhadap flu seperti asma, paru-paru, bronkitis, dan penyakit jantung.
  • Saat seseorang terpapar oleh alergen dapat memicu terjadinya bersin secara terus menerus. Hal ini merupakan suatu kondisi yang normal, dimana sistem imun tubuh bereaksi terhadap alergen tersebut. Contoh dari alergen adalah debu, spora jamur, serbuk sari bunga, tungau debu rumah, bulu binatang, dan asap.
  • Adanya infeksi seperti ISPA (infeksi saluran pernafasan atas), yang lebih rentan terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Tubuh akan lebih mudah terinfeksi oleh bakteri maupun virus, dimana infeksi virus dapat menyebabkan rhinitis yang menular. Sedangkan infeksi bakteri dapat memicu rhinitis yang berhubungan dengan penyakit sinusitis.
  • Rhinitis vasomotor, yaitu terganggunya sistem saraf yang mengendalikan pembuluh darah hidung untuk melebar dan menyempit. Pada umumnya hal ini sering dialami oleh orang yang memiliki gaya hidup yang tidak sehat, seperti sering bergadang, jarang berolahraga, dan orang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Rhinitis vasomotor biasanya terjadi setelah seseorang selesai mandi dan pada saat bangun tidur.
  • Bersin akan terjadi terus-menerus ketika seseorang tidak berusaha untuk meminimalisir atau menghindari paparan terhadap iritan. Kondisi ini dipicu oleh adanya pencemaran lingkungan, asap rokok, debu organik dan anorganik, terlalu banyak makanan yang pedas, aroma yang terlalu menyengat, suhu udara yang terlalu kering, stres berlebihan dan akibat perubahan hormon.
  • Pengaruh dari obat-obatan tertentu, seperti dekongestan nasal, obat steroid anti-inflamasi, obat beta-blocker, obat kontrasepsi, obat-obatan penenang, dan obat anti-depresi dapat menyebabkan terjadinya rhinitis, dan membuat seseorang mengalami bersin secara konstan.
  • Olahraga dengan menggunakan tenaga yang terlalu berlebihan dapat memicu terjadinya bersin. Hal ini disebabkan karena tubuh mengalami hiperventilasi, yang mengakibatkan hidung dan mulut menjadi lebih kering, sehingga hidung akan bereaksi dengan memproduksi cairan.
  • Pada beberapa orang yang sensitif terhadap sinar matahari akan mengalami bersin ketika berada di bawah sinar matahari terlalu lama.

Bersin yang dialami terus-menerus tiap hari dapat diatasi berdasarkan pada apa yang menjadi penyebabnya. Untuk lebih memastikan kondisinya, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter, sehingga dokter dapat melakukan pemeriksaan dan menentukan langkah penanganan serta pengobatan yang tepat.