Home » Kanker

Kanker Kerongkongan Penyebab Gejala Pengobatan

  •  Roswati

Kanker Kerongkongan Penyebab Gejala Pengobatan

Kanker kerongkongan adalah kanker yang tumbuh di daerah kerongkongan atau esofagus. Kerongkongan merupakan salah satu organ dari sistem pencernaan yang berbentuk seperti tabung panjang yang berongga, dimana kerongkongan ini menghubungkan antara mulut dan tenggorokan hingga ke dalam perut.

Diantara kerongkongan dan perut terdapat katup yang dapat membuka dan menutup ketika ada makanan yang masuk. Katup ini memiliki fungsi untuk mencegah kembalinya makanan yang telah berada di lambung naik ke kerongkongan. Di tempat inilah kanker kerongkongan terjadi.

Penyebab kanker kerongkongan

Penyebab kanker kerongkongan belum diketahui hingga saat ini dengan pasti, tetapi dengan adanya akumulasi atau penumpukan dari sel-sel yang terdapat di jaringan kerongkongan yang berkembang secara tidak terkendali dapat menjadi penyebab kanker kerongkongan. Menurut beberapa penelitian, terdapat beberapa faktor yang dapat menjadi penyebab kanker kerongkongan:

  • Alkohol yang terlalu berlebihan.
  • Pengaruh dari tembakau atau merokok.
  • Terlalu sering minum air yang terlalu panas atau makanan yang masih panas.
  • Pengaruh dari perawatan dengan radiasi.
  • Obesitas.
  • Makanan berpengawet nitrosamin.
  • Terinfeksi virus HPV.
  • Akalasia yaitu kondisi esofagus bagian bawah tidak dapat terbuka.
  • Kondisi pra-kanker.
  • Menderita asam lambung yang tinggi.

Gejala kanker kerongkongan

Pada awal kemunculan kanker kerongkongan tidak menimbulkan gejala yang signifikan, sehingga terkadang menyebabkan seseorang tidak menyadarinya. Gejala kanker kerongkongan akan muncul seiring dengan perkembangan sel kanker.

Gejala kanker kerongkongan antara lain:

  • Kesulitan menelan makanan, yang dimulai dengan kesulitan untuk menelan makanan padat, kemudian makanan lunak. Keadaan semacam ini akan semakin memburuk diikuti kesulitan menelan cairan. Bahkan pada kondisi terparah, untuk menelan ludah sendiri juga mengalami kesulitan.
  • Berat badan menurun dengan drastis.
  • Pada bagian dada terasa nyeri seperti ditekan atau terasa panas.
  • Pada saat menelan makanan sering tersedak.
  • Nyeri pada tulang belakang.
  • Suara menjadi serak dan batuk.
  • Gangguan pada pencernaan.
  • Infeksi paru-paru yang berulang.

Diagnosa kanker kerongkongan

Kanker kerongkongan dapat berujung pada kematian jika tidak segera mendapatkan pertolongan. Oleh karena itu ketika mulai muncul gejala kanker kerongkongan yang dirasakan, maka segeralah mengunjungi dokter guna mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat. Dokter akan melakukan beberapa prosedur pemeriksaan antara lain:

Endoskopi
Dengan menggunakan bantuan alat khusus berkamera yang akan dimasukkan melalui mulut ke dalam kerongkongan. Endoskopi bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi esofagus.

X-Ray
Dengan foto rontgen untuk melihat ke esofagus terhadap penyumbatan yang terjadi. Sebelum melakukan pemeriksaan dengan X-Ray, pasien akan diberi larutan barium untuk diminum, sehingga pada saat pemeriksaan foto, daerah yang tersumbat akan kelihatan.

USG dan CT Scan
Melalui pemeriksaan ini dapat diketahui ukuran, bentuk, dan lokasi sel kanker yang terdapat pada kerongkongan. Pemeriksaan ini juga dapat mendeteksi sejauh mana tingkat penyebaran sel kanker.

Tahapan perkembangan kanker kerongkongan

  • Stadium 1
    Kanker muncul hanya di jaringan kerongkongan dan belum menyebar.
  • Stadium 2
    Penyebaran kanker mulai keluar hingga ke kelenjar getah bening, tetapi masih berada di sekitar jaringan.
  • Stadium 3
    Kanker mulai menyebar hingga ke trakea.
  • Stadium 4
    Penyebaran kanker mulai menyerang ke organ atau jaringan tubuh yang lain seperti paru-paru, hati, tulang, dan otak.

Pengobatan kanker kerongkongan

Dengan hasil diagnosa yang dilakukan sedini mungkin, akan memberikan peluang kehidupan pada pasien. Pengobatan kanker kerongkongan akan berdasarkan pada kondisi medis pasien dan seberapa parah tingkat penyebaran kanker kerongkongan, mengingat tidak semua pengobatan kanker kerongkongan dapat dilakukan pada setiap pasien. Langkah pengobatan kanker kerongkongan:

  1. Operasi yang ditujukan untuk mengangkat jaringan yang diduga terserang kanker termasuk pengangkatan pada kelenjar getah bening yang ada di sekitarnya.
  2. Radioterapi dilakukan sebelum menjalankan prosedur operasi dengan tujuan untuk mengecilkan ukuran kanker. Jika kondisi pada pasien tidak memungkinkan untuk melakukan operasi, maka langkah radioterapi dapat dijadikan langkah pengobatan alternatif.
  3. Kemoterapi akan dilakukan bersama dengan radioterapi untuk lebih mendapatkan hasil pengobatan yang maksimal. Kemoterapi dilakukan dengan memberikan obat-obatan anti kanker untuk membunuh sel kanker.

Dengan menghindari semua pemicu yang menjadi penyebab kanker kerongkongan dapat membantu seseorang untuk dapat terhindar dari kanker kerongkongan. Jangan pernah mencoba untuk merokok bagi yang tidak merokok dan berhenti merokok jika memang perokok, serta hindari mengkonsumsi minuman beralkohol yang berlebihan.

Mengingat kanker kerongkongan ini sulit terdeteksi diawal perkembangannya, maka senantiasa dengan rutin melakukan cek kesehatan secara berkala akan membantu untuk terhindar dari segala macam resiko penyakit yang lebih berbahaya dan serius.

Bagikan