Demam Berdarah Dengue Penyebab Gejala Pengobatan

Demam berdarah atau sering dikenal dengan sebutan demam berdarah dengue (DBD) adalah salah satu penyakit menular yang disebarkan melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi virus dengue. Meski begitu, tidak semua jenis nyamuk dapat menularkan demam berdarah. Hanya nyamuk tertentu seperti Aides Aegypti yang bisa menjadi vektor utama penularan demam berdarah.

Dengan mengetahui cici-ciri dari nyamuk aides aegypti diharapkan agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap nyamuk jenis ini. Demam berdarah dapat menyebabkan kematian jika terlambat mendapatkan pertolongan. Ciri-ciri nyamuk aides aegypti:

  • Memiliki badan dan kaki dengan belang hitam dan putih.
  • Sering dijumpai pada lingkungan yang padat penduduk dengan iklim yang hangat tetapi lembab.
  • Berkembang biak di tempat yang dapat menampung air, seperti bak mandi, vas bunga, drum, tempayan, dan barang-barang bekas yang memungkinkan untuk tergenangi oleh air.
  • Tidak dapat berkembang biak di dalam air yang langsung berhubungan dengan tanah, seperti got, sumur, atau kolam.
  • Nyamuk biasanya menggigit pada saat pagi dan sore hari.
  • Mampu terbang sejauh 100-200 meter.
  • Pada saat menggigit, nyamuk ini tidak menunggingkan badannya.

Penyebab demam berdarah

Seperti diketahui, demam berdarah disebabkan karena seseorang tergigit oleh nyamuk aides aegypti yang telah terinfeksi virus dengue. Virus dengue memiliki 4 tipe, yaitu DEN1, DEN2, DEN3, dan DEN4. Ketika salah satu tipe dari virus dengue menginfeksi tubuh dan menyebabkan demam berdarah, maka secara otomatis tubuh akan membentuk antibodi seumur hidup terhadap virus dengue setelah sembuh.

Meskipun demikian, bukan berarti tidak menutup kemungkinan akan terserang demam berdarah kembali, karena masih terdapat beberapa tipe virus dengue. Bahkan saat tubuh terinfeksi kembali oleh tipe virus dengue yang lain, maka akan membuat kondisi seseorang lebih parah dari kondisi sebelumnya. Setelah nyamuk aides aegypti menggigit seseorang, maka virus dengue akan berkembang biak dalam limfa.

Gejala demam berdarah

Sesaat setelah terinfeksi oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk aides aegypti, gejala demam berdarah tidak serta merta langsung muncul. Virus dengue membutuhkan waktu untuk berkembangbiak dan tumbuh dalam tubuh dengan baik. Hal ini disebut dengan masa inkubasi. Masa inkubasi virus dengue berlangsung selama 4-7 hari. Demam berdarah juga terbagi menjadi 3 jenis beserta dengan gejala yang berbeda.

Demam berdarah klasik

Gejala:

  • Demam tinggi antara 38-40 derajat celcius bahkan terkadang bisa lebih, yang muncul secara mendadak selama 2-7 hari. Demam akan turun di hari ke-3 atau ke-4 dan kembali naik di hari selanjutnya.
  • Terasa nyeri di belakang mata.
  • Kulit akan tampak ruam merah, termasuk wajah dan muncul bintik-bintik merah di kulit.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Perut terasa nyeri dan muntah-muntah.
  • Mengalami sakit kepala yang berat.
  • Otot-otot di punggung bawah, lengan, dan kaki terasa sangat nyeri yang tak tertahankan, termasuk persendian dan tulang.

Bintik-bintik merah di kulit dan kemerahan di wajah biasanya akan mulai muncul setelah demam hari ke-3 atau ke-4, yang kemudian akan berkurang setelah 1-2 hari. Terkadang akan muncul kembali bintik-bintik yang kedua kali beberapa hari setelahnya.

Dengue hemorrhagic

Gejala terlihat sama dengan demam berdarah klasik, hanya saja pada jenis ini memiliki gejala tambahan.

  • Pembuluh darah dan getah bening mengalami kerusakan.
  • Pendarahan yang tidak wajar, seperti muntah darah atau hematemesis, mimisan atau epistaksis.
  • Muncul memar akibat pendarahan di bawah kulit.

Dengue hemorrhagic adalah jenis demam berdarah yang dapat menyebabkan kematian.

Dengue shock syndrome

Dari kesemuanya, jenis ini adalah yang paling parah. Gejala jenis ini mencakup dari semua gejala pada kedua jenis demam berdarah sebelumnya dan terdapat ciri tertentu.

  • Kebocoran plasma ke arah luar.
  • Pendarahan yang sangat parah.
  • Tekanan darah menurun hingga rendah sekali.

Pengobatan demam berdarah

Hingga saat ini belum diketemukan obat-obatan secara spesifik untuk menyembuhkan demam berdarah. Pengobatan demam berdarah lebih difokuskan untuk meringankan gejala yang muncul, berdasarkan hasil uji tourniquet.

  • Jika uji tourniquet terbukti negatif, maka dokter hanya menyarankan untuk melakukan rawat jalan dan memberikan obat-obatan seperti paracetamol untuk meredakan demam. Selain itu pasien harus beristirahat dan memperbanyak minum air putih. Pasien diharuskan tetap melakukan kontrol ke dokter hingga demam mereda.
  • Jika uji tourniquet nampak positif, maka pasien diminta untuk melakukan pemeriksaan darah yang bertujuan mengukur kadar trombosit. Apabila dari hasil pemeriksaan darah jumlah trombosit lebih dari 100.000/ul, maka pasien cukup melakukan rawat jalan seperti pada uji tourniquet negatif, tetapi apabila jumlah trombosit kurang dari 100.000/ul, maka pasien harus melakukan rawat inap di rumah sakit.

Pertolongan pertama pada penderita demam berdarah

  • Minum air putih dalam jumlah banyak.
  • Kompres untuk membantu meredakan demam.
  • Memberikan obat penurun demam.

Untuk mencegah penyakit demam berdarah ini dapat melakukan pembersihan lingkungan, yaitu dengan menguras, Mengubur, dan membakar sampah, yang memungkinkan nyamuk aides aegypti untuk berkembang biak. Hal-hal lain yang perlu dilakukan adalah sbb:

  1. Memberikan bubuk abate pada penampungan-penampungan air.
  2. Melakukan fogging.
  3. Memasang kawat anti nyamuk di seluruh jendela rumah.
  4. Gunakan pelindung tubuh ketika berada di tempat yang banyak nyamuk.
  5. Selalu memakai lotion anti nyamuk.

Segeralah kunjungi dokter jika demam berlangsung selama 3 hari atau terdapat gejala setelah 7 hari. Dalam mendiagnosa demam berdarah, kemungkinan akan mengalami kesulitan karena ciri demam berdarah hampir sama dengan ciri penyakit malaria, leptospirosis, dan tifus. Dokter akan mendiagnosa pasien dengan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan tourniquet. Dari hasil diagnosis tersebut dokter dapat menentukan langkah penanganan yang tepat.

Demam berdarah merupakan salah satu penyakit yang membahayakan, terutama jika tidak mendapatkan perawatan yang tepat. Demam berdarah beresiko sangat fatal bagi penderita yang bisa berujung pada kematian. Dengan mengetahui penyebab dan gejala demam berdarah, diharapkan masyarakat menjadi lebih waspada terhadap penyakit demam berdarah.