Home » Tulang

Bursitis Penyebab Gejala Pengobatan

  •  Roswati

Bursitis Penyebab Gejala Pengobatan

Bursitis adalah suatu bentuk peradangan yang terjadi pada kantung cairan yang disebut bursa(e). Bursa terletak di bawah kulit dan di atas sendi. Bursa memiliki fungsi sebagai bantalan antara tulang dengan organ yang berada di sekelilingnya termasuk otot, tendon, dan kulit. Bursa membantu pergerakan agar menjadi lebih mudah dan mencegah terjadinya gesekan secara langsung antara tulang dengan organ di sekitarnya.

Bursitis dapat menyerang pada semua anggota tubuh, akan tetapi yang paling sering terkena bursitis adalah bagian tubuh yang paling sering bergerak. Bursa pada umumnya menyerang bagian siku, bahu, lutut, dan pinggul. Jika bursa mengalami peradangan, maka dapat menyebabkan gerakan menjadi terbatas.

Penyebab bursitis

Bursitis terjadi ketika seseorang melakukan aktivitas atau gerakan secara berulang-ulang dan monoton dengan berlebihan sehingga menyebabkan tekanan pada sendi yang menyebabkan peradangan pada daerah tersebut. Kondisi bursitis dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor pemicu. Faktor yang mempengaruhi seseorang beresiko terkena bursitis antara lain:

  • Bertambahnya usia seseorang maka akan semakin beresiko terkena bursitis.
  • Pekerjaan dan aktivitas rutin sehari-hari yang dikerjakan dengan monoton dan terus menerus, seperti pada pekerjaan kuli bangunan yang mengangkat beban di atas bahu atau kepala, melukis, mengepel lantai, dan musisi.
  • Pengaruh dari penyakit rheumatoid arthritits, diabetes, penyakit gout, scleroderma, dan ankylosing spondylitis.
  • Akibat dari cedera yang menyebabkan trauma seperti terjatuh, mengalami benturan, dan luka tusukan.
  • Terjadi infeksi oleh bakteri yang menyebabkan peradangan.

Gejala bursitis

Gejala bursitis yang umumnya muncul:

  • Terasa nyeri dan sakit, terutama ketika sendi yang terkena bursitis digerakkan.
  • Bagian sendi yang yang terkena terasa kaku, sehingga menyebabkan gerakan menjadi terbatas.
  • Terjadi pembengkakan pada sendi yang terkena.
  • Pembengkakan tampak berwarna kemerahan dan terasa hangat ketika dipegang.
  • Terkadang disertai dengan demam.

Diagnosa

Kondisi pada bursitis yang memerlukan penangan medis adalah ketika disertai dengan demam, rasa nyeri yang tidak kunjung mereda dalam waktu 2 minggu dan adanya pembengkakan yang sangat besar.

Ketika mengunjungi dokter, dokter akan menanyakan pada pasien tentang riwayat kesehatan, keluhan yang dirasakan, dan aktivitas atau pekerjaan apa yang sering dilakukan terkait dengan bursitis. Untuk memastikan hasil diagnosa, dokter akan memerlukan beberapa pemeriksaan lanjutan. Pemeriksaan lanjutan yang akan dilakukan oleh dokter:

  • Pengambilan sampel cairan synovium untuk mengetahui apa yang menyebabkan terjadinya peradangan.
  • Rontgen untuk mengetahui apakah terdapat penyebab lain.
  • USG dan MRI untuk mengetahui peradangan yang terjadi lebih jauh di dalam bursa.

Pengobatan bursitis

Kondisi pada bursitis tidaklah memerlukan perawatan di rumah sakit kecuali jika kondisiya sangat parah. Dengan perawatan yang dilakukan sendiri di rumah, maka bursitus dapat disembuhkan, hanya saja perawatannya akan tergantung pada apa yang menjadi penyebab dan bagian sendi manakah yang mengalami peradangan. Untuk rasa nyeri yang muncul biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah beberapa minggu, sementara pada pembengkakan yang terjadi akan membutuhkan waktu penyembuhan yang lebih lama. Pengobatan bursitis yang perlu untuk dilakukan, meliputi:

  • Beristirahat dan kompres dengan menggunakan es batu pada bagian yang sakit.
  • Obat anti inflamasi seperti ibuprofen dan naproxen.
  • Pada kondisi pada bursitis yang disebabkan karena terinfeksi oleh bakteri, dokter akan memberikan anti biotik untuk membunuh bakteri.
  • Memberikan suntikan kortikosteroid untuk membantu mengatasi peradangan ketika pengobatan biasa tidak mampu menyembuhkan.
  • Melakukan aspirasi atau pengambilan cairan synovium untuk meredakan rasa nyeri sehingga sendi akan meningkatkan kemampuannya untuk bergerak.
  • Melakukan operasi ketika pemberian anti biotik tidak mampu mengatasinya lagi.

Bursitis dapat terjadi ketika persendian mengalami peradangan dan mengalami cedera atau trauma akibat tekanan yang berlebihan. Beristirahatlah yang cukup setelah melakukan aktivitas agar persendian juga ikut beristirahat. Gunakan pelindung atau bantalan untuk melindungi persendian atau bagian tubuh yang sering digerakkan seperti lutut dan kaki. Satu hal yang tak kalah pentingnya adalah dengan mengontrol berat badan atau mengurangi berat bada jika terjadi obesitas.

Bagikan