Kanker Mulut Penyebab Gejala Pengobatan

Kanker mulut adalah kanker yang terjadi di sekitar mulut yang muncul karena tumbuh dan berkembangnya sel secara tidak terkendali. Kanker mulut merupakan salah satu jenis kanker yang sangat berbahaya jika tidak segera mendapatkan pertolongan, karena dapat berujung pada kematian.

Pembentuk mulut meliputi bibir, gusi, lidah, lapisan pipi, atap mulut, dasar mulut, dan yang terdapat pada mulut. Kanker mulut dapat terjadi dan berkembang di bagian-bagian pembentuk mulut tersebut. Kanker mulut umumnya berawal dari sel skuamosa, yaitu sel tipis yang melapisi bibir dan bagian-bagian pada mulut, biasanya sering terjadi pada bagian lidah atau dasar mulut, yang selanjutnya akan menyebar ke jaringan sekitar mulut melalui kelenjar getah bening.

Penyebab kanker mulut

Penyebab kanker mulut dipengaruhi oleh sel-sel  pada rongga mulut yang mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang tidak normal sehingga tidak dapat dikendalikan. Kanker mulut umumnya menyerang pria dengan rentang usia 50 tahun hingga 70 tahun, meskipun pada wanita dan dewasa muda dapat beresiko terkena kanker mulut. Beberapa faktor penting dapat mempengaruhi penyebab kanker mulut ini antara lain:

  • Kebiasaan buruk mengkonsumsi tembakau dalam bentuk apapun.
  • Mengkonsumsi alkohol yang berlebihan.
  • Infeksi HPV (Human Papilloma Virus).
  • Terlalu lama dan sering berada di bawah sinar matahari secara langsung.
  • Kurangnya kebersihan pada mulut dan gigi.
  • Pola makan yang terlalu buruk dan tidak sehat.

Gejala kanker mulut

Seperti kasus kanker pada umumnya, gejala kanker mulut akan sulit untuk dideteksi ketika masih dalam stadium awal, karena gejala kanker mulut yang muncul terkadang hampir sama dengan gejala pada penyakit lainnya, sehingga seseorang sering kali mengabaikannya.

Gejala kanker mulut yang menjadi ciri-cirinya adalah:

  • Terdapat bercak kemerahan atau putih pada mulut.
  • Mengalami luka yang tidak kunjung sembuh.
  • Adanya benjolan atau pengerasan pada kulit di sekitar mulut.
  • Pada bagian lidah terasa nyeri.
  • Nyeri dan kaku pada rahang.
  • Kesulitan ketika mengunyah dan menelan makanan.
  • Sakit pada tenggorokan.
  • Perasaan ada yang mengganjal pada tenggorokan.
  • Gigi yang lepas dan goyang tanpa ada penyebabnya.
  • Kesulitan untuk berbicara.
  • Terjadi pembengkakan pada kelenjar getah bening yang terdapat di leher.

Jika mengalami gejala-gejala kanker mulut tersebut yang berlangsung cukup lama dan terus menerus, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk dapat mendapatkan pengobatan kanker mulut.

Diagnosa kanker mulut

Dokter akan melakukan beberapa langkah penanganan terhadap kanker mulut, melalui beberapa pemeriksaan. Pemeriksaan yang akan dilakukan antara lain adalah:

  • Dokter akan menanyakan seputar kondisi kesehatan dan keluhan pada pasien terkait dengan gejala yang muncul.
  • Kemudian melalui pemeriksaan fisik, dokter akan melihat keadaan pada bibir dan mulut guna memeriksa apakah terdapat kelainan yang tidak biasa pada area tersebut, seperti munculnya bercak putih (leukoplakia) dan luka.
  • Jika ada yang mencurigakan pada area tersebut, maka dokter akan melakukan pemeriksaan penghapusan jaringan untuk kemudian diuji di laboratorium guna penelitian lebih lanjut, apakah terdapat sel kanker atau tidak.

Apabila hasil dari biopsi menunjukkan adanya sel kanker, maka dokter akan melanjutkan pemeriksaan yang lebih akurat terhadap sel kanker kanker mulut tersebut, guna mengetahui seberapa jauh tingkat perkembangan sel kanker ini. Pemeriksaan lanjutan meliputi:

  • Melakukan endoskopi dengan menggunakan scope untuk memeriksa tenggorokan dengan tujuan melihat ke dalam tenggorokan apakah kanker telah menyebar keluar dari dalam mulut.
  • Tes pencitraan seperti CT Scan, MRI Scan, PET Scan, dan X-Ray akan dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat perkembangan sel kanker tersebut.

Pengobatan kanker mulut

Dari hasil diagnosa dokter, maka akan ditentukan stadium kanker, termasuk ukuran, jenis, dan lokasi kanker,  guna mendapatkan langkah penanganan dan pengobatan yang tepat. Pengobatan kanker mulut pada umumnya yang dilakukan pada penderita kanker adalah dengan melakukan pembedahan, radiasi, dan kemoterapi.

Operasi atau pembedahan

  • Operasi dengan pengangkatan tumor beserta jaringan yang berada di dekatnya.
  • Operasi pengangkatan kanker yang menyebar hingga ke dalam leher termasuk kelenjar getah bening dan jaringan yang berada di sekitar leher.
  • Operasi untuk merekonstruksi mulut, melalui transplantasi cangkok kulit, otot, maupun tulang dari bagian tubuh yang lain, untuk mengembalikan bentuk muka dan kemampuan untuk mengunyah dan berbicara. Pada gigi akan dilakukan implan gigi guna menggantikan gigi asli.

Kemoterapi
Kemoterapi adalah pengobatan dengan menggunakan bahan-bahan kimia yang bertujuan untuk membunuh sel kanker dan menekan pertumbuhannya. Obat untuk kemoterapi dapat diberikan tanpa obat lain maupun dikombinasikan dengan obat kemoterapi lainnya.

Radiasi
Radiasi dengan menggunakan sinar yang berenergi tinggi dengan tujuan untuk membunuh sel kanker. Pengobatan kanker mulut dengan menggunakan radiasi akan lebih efektif  jika digunakan bersama dengan pengobatan kemoterapi.

Terapi target
Terapi target dilakukan dengan menggunakan obat yang bertujuan untuk merusak unsur tertentu dari sel kanker. Obat yang umumnya digunakan adalah cetuximab / erbitux. Cara kerja obat ini adalah merubah protein yang terdapat pada sel kanker sehingga dapat menghentikan penyebarannya.

Pencegahan kanker mulut

Beberapa tips untuk mencegah terjadinya kanker mulut, antara lain:

  • Berhenti mengkonsumsi tembakau dalam bentuk apapun.
  • Hindari minuman beralkohol.
  • Hindari terlalu sering berada di bawah sinar matahari langsung.
  • Makan-makanan yang bergizi seimbang.

Mencegah akan lebih baik daripada mengobati! Dengan menghindari segala yang menjadi penyebab kanker mulut adalah salah satu langkah yang terbaik. Meskipun kanker mulut jarang sekali dijumpai, akan tetapi mewaspadai tidak ada salahnya. Jaga selalu kebersihan mulut dan gigi dan kunjungi dokter gigi paling tidak enam bulan sekali. Pakailah pola hidup menjadi lebih baik dan rajin berolah raga untuk meningkatkan stamina dan daya tahan tubuh.