Home » Kulit

Kebotakan Penyebab Gejala Pengobatan

  •  Roswati

Kebotakan Penyebab Gejala Pengobatan

Alopecia atau kebotakan adalah salah satu jenis penyakit autoimun yang menyerang bagian kulit kepala sehingga menyebabkan kerontokan rambut. Kebotakan dapat terjadi ketika rambut tidak dapat kembali tumbuh dan jumlah rambut yang mengalami kerontokan lebih banyak daripada jumlah rambut yang mengalami pertumbuhan.

Rambut mempunyai folikel atau akar rambut yang berada di kulit. Biasanya seseorang mengalami kerontokan rambut antara 25 hingga 100 helai per hari, tetapi pada kasus alopecia kerontokan rambut yang terjadi lebih dari 100 helai per hari. Jika kerontokannya telah melebihi pertumbuhan rambut, maka hal tersebut dapat menyebabkan kebotakan. Pertumbuhan rambut memiliki siklus yang dapat dipengaruhi oleh beberapa hal seperti usia, riwayat medis, dan masih banyak yang lain.

Siklus pertumbuhan folikel rambut

Anagen
Tahap pertumbuhan rambut yang terjadi secara aktif, dimana folikel mengalami pertumbuhan yang berlangsung antara 2–6 tahun.

Catagen
Tahap transisi yang akan berlangsung antara 2–3 minggu.

Telogen
Pada tahap ini pertumbuhan rambut akan berhenti sementara selama 2–3 bulan lamanya, sebelum pertumbuhan rambut yang baru dimulai kembali.

Jenis alopecia

  1. Alopecia areata
    Kerontokan yang terjadi pada titik-titik tertentu atau pitak-pitak yang umumnya dialami oleh anak-anak dan pada dewasa muda atau remaja. Alopesia areata dapat menyebabkan kebotakan total, akan tetapi dalam jangka waktu beberapa tahun, rambut akan mengalami pertumbuhan.
  2. Alopecia involusional
    Kerontokan pada rambut yang terjadi pada masa telogen, dimana bulu-bulu rambut yang tersisa menjadi lebih pendek akibat dari folikel rambut yang beristirahat. Kondisi seperti ini umumnya terjadi karena menipisnya rambut dengan pelan-pelan, seiring dengan pertambahan usia.
  3. Alopecia androgenik
    Kerontokan rambut akibat dari pengaruh genetik. Alopecia jenis ini biasa terjadi pada pria pada usia 20-an, sementara pada wanita akan mengalaminya pada usia 40-an.
  4. Alopecia totalis
    Kerontokan rambut yang terjadi di seluruh bagian kulit kepala.
  5. Alopecia universalis
    Kerontokan rambut yang ada di seluruh bagian tubuh.

Penyebab alopecia

Kebotakan dapat dialami oleh siapa saja tanpa melihat jenis kelamin maupun usia. Menurut beberapa ahli, kerontokan rambut yang mengakibatkan kebotakan disebabkan karena produksi sebum atau minyak yang terlalu berlebihan, sehingga pada pori-pori kulit mengalami penyumbatan yang mempengaruhi kantung rambut atau folikel. Jika kondisi semacam ini tidak segera diatasi maka sebum dapat menyebabkan terjadinya penyumbatan pada akar rambut dan menghalangi pertumbuhan rambut yang baru.

Penyebab alopecia antara lain:

  • Faktor usia karena proses penuaan
  • Perubahan hormon pada pria.
  • Mendekati masa menopause.
  • Kekurangan zat seng, yang biasanya dialami pada seseorang ketika sedang menjalani diet, yang menyebabkan helaian rambut menjadi semakin tipis dan mudah rapuh.
  • Terlalu berlebihan mengkonsumsi vitamin A.
  • Stress yang berkepanjangan.
  • Pengaruh bahan kimia yang terdapat pada shampoo, dimana tidak semua shampoo yang beredar di pasaran akan cocok dengan kulit kepala seseorang, sehingga justru menyebabkan kulit kepala menjadi gatal. Terlalu sering berganti-ganti merk shampoo juga dapat menyebabkan kerontokan rambut.
  • Penyakit lupus, diabetes, dan jenis penyakit autoimun.
  • Efek terapi pengobatan ketika menjalani kemoterapi dan radiasi.
  • Obat-obatan seperti yang digunakan pada penanganan artritis, depresi, penyakit jantung, dan obat untuk menurunkan tekanan darah tinggi.

Gejala alopecia

Kebotakan yang dialami oleh setiap orang memiliki bermacam gejala, tergantung dari jenis dan penyebab kebotakan tersebut. Kerontokan rambut yang terjadipun bukan hanya di wilayah kulit kepala saja melainkan dapat terjadi pada seluruh bagian tubuh yang berambut.

Gejala alopecia yang dialami antara lain:

  • Pada pria, kerontokan rambut ditandai dengan garis rambut yang bergeser naik sehingga seperti membentuk huruf M dan pada ubun-ubun dan di samping kepala mengalami penipisan.
  • Pada wanita, kerontokan rambut yang terjadi biasanya karena proses penuaan dan berubahnya hormon ketika mendekati masa menopause. Biasanya pada bagian kepala sebelah atas akan mengalami penipisan dan lebih pendek.
  • Pada proses kemoterapi, dampak pada kerontokan rambut bersifat menyeluruh tetapi hanya sementara waktu yang meliputi kulit kepala, wajah, dan bagian tubuh yang lainnya. Rambut baru akan tumbuh kembali setelah berhenti menjalani kemoterapi.
  • Munculnya pitak pada bagian kulit kepala, terkadang pada alis juga mengalami kerontokan. Biasanya sebelum terjadi kerontokan rambut, pada kulit tempat tumbuhnya rambut akan terasa perih, panas, dan juga gatal.
  • Helai rambut akan menipis dengan tiba-tiba dan rambut mengalami kerontokan yang sangat parah.

Pengobatan alopecia

Ketika tingkat kerontokan rambut menjadi sangat parah, sebaiknya segera kunjungi dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan melakukan diagnosa dengan menanyakan pada pasien perihal keluhan dan riwayat kesehatan dalam keluarga, termasuk obat yang sedang dikonsumsi oleh pasien. Kemudian dari hasil diagnosa itulah dokter akan memulai langkah untuk pengobatan.

Pengobatan yang dilakukan dokter antara lain:

1. Pemberian obat dengan jenis minoxidil dengan cara dioleskan ke kulit kepala dua kali sehari untuk merangsang pada pertumbuhan rambut. Obat jenis ini dapat dibeli di apotek dengan atau tanpa resep dokter. Perlu diingat, minoxidil bukanlah jenis obat untuk menyembuhkan kebotakan. Ketika pemakaian obat ini dihentikan maka kerontokan rambut dapat terjadi lagi.

2. Finasteride adalah obat berbentuk tablet yang diminum satu kali sehari. Pada umumnya dikombinasikan dengan pemberian minoxidil. Obat ini bekerja dengan menghentikan produksi hormon DHT pada pria dan menekan kerontokan rambut serta merangsang pertumbuhan folikel untuk memproduksi rambut baru.

3. Kortikosteroid adalah pengobatan dengan menggunakan hormon steroid, yang dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu melalui suntikan atau dioleskan pada kulit. Fungsi dari pengobatan ini adalah menekan kinerja sistem imunitas yang menyerang akar rambut dan merangsang pertumbuhan rambut baru.

4. Selain dengan memberikan berbagai jenis obat untuk mengatasi kebotakan, pengobatan juga dapat dilakukan dengan melakukan operasi atau pembedahan. Operasi ini biasanya akan dilakukan pada pasien dengan kasus kebotakan atau kerontokan rambut yang bersifat permanen. Operasi akan meliputi:

  • Transplantasi rambut
    Mengambil sebagian kulit kepala yang ditumbuhi rambut kemudian dicangkokkan pada kulit kepala yang botak. Dalam kurun waktu 6 bulan cangkokan tersebut akan mulai tumbuh rambut baru. Operasi ini sangat mahal dan membutuhkan waktu yang sangat lama.
  • Terapi laser
  • Scalp flap
  • Scalp reduction

Dalam beberapa kasus, mungkin akan disarankan untuk menggunakan rambut palsu atau wig sebagai alternatif lainya. Wig ada yang terbuat dari rambut asli maupun sintetis. Wig dengan bahan rambut asli biasanya lebih mahal dan membutuhkan perawatan yang sedikit lebih susah. Akan tetapi wig dari rambut asli memiliki bentuk dan tekstur yang mirip dengan aslinya dan dapat bertahan hingga 10 tahun dengan perawatan yang benar. Sementara wig sintetis biasanya berbahan dasar akrilik dengan harga murah dan terjangkau. Wig dari sintetis ini akan menimbulkan rasa gatal pada kulit kepala dan terasa panas jika dipakai. Wig sintetis hanya bertahan hingga 6–10 bulan.

Perawatan rambut dengan menggunakan bahan-bahan yang bersifat alami dapat dilakukan untuk mencegah kebotakan. Selain harganya terjangkau, bahan-bahan alami ini mudah untuk didapatkan. Bahan-bahan alami seperti kemiri, semangka, minyak zaitun, dan seledri tidak memiliki efek samping yang berbahaya dan lebih aman.

Selain dengan menggunakan bahan alami tersebut, mencegah kerontokan rambut dapat dilakukan dengan mencuci rambut dengan lembut. Hindari mengikat rambut dengan kencang dan gunakan karet berbahan kain. Hindari pewarnaan rambut dan gunakan kondisioner untuk melembutkan rambut.

Bagikan